Mengenal Gejala Polio Pada Balita Untuk Waspada

 

Penyakit polio yang memiliki istilah medis poliomyelitis, yaitu penyakit menular yang menyerang anak-anak akibat virus polio. Penyakit ini menyerang sistem saraf pada anak dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Sebagai bentuk kewaspadaan, mari pelajari gejalanya sejak dini.

Gejala Yang Dirasakan

  1. Non-Paralytic Polio

Gejala ini tidak menyebabkan kelumpuhan dan umumnya gejala yang dialami seperti flu atau infeksi virus lainnya. Gejala ringan seperti demam, sakit kepala, nyeri tenggorokan, muntah, lemas, nyeri atau kaku pada punggung leher, tangan dan kaki serta kelemahan otot. Gejala ini biasanya dirasakan hingga 10 hari pertama.

  1. Paralytic Polio

Gejala ringan tersebut yang telah terjadi melebihi jangka waktu 10 hari, maka akan timbul gejala yang agak serius dan jarang terjadi pada anak. Gejala pada tahap ini berupa hilang refleks, nyeri dan hilang otot yang parah serta lemah anggota badan pada satu sisi tubuh anak.

  1. Post-Polio Syndrome

Bagi anak yang telah dinyatakan sembuh dari polio masih bisa ditemui gejala yang mempengaruhi keadaan tubuhnya setelah terinfeksi. Gejala polio pada balita yang biasa dirasakan adalah kelemahan otot dan nyeri pada sendi yang progresif, kelelahan, masalah pernapasan hingga mengecilnya massa otot.

Itulah beberapa gejala yang mungkin terjadi jika anak bunda mengalami polio. Jaga selalu imunitasnya dengan rutin melakukan imunisasi yang dianjurkan oleh bidan ataupun dokter anak. Jangan malas untuk memeriksakan anak bunda dan segera datang imunisasi tepat pada jadwal yang seharusnya.