Mengenal Apa itu SSD dan Fungsinya di Komputer

Saat ini ada 2 jenis penyimpanan inti komputer, yaitu HDD dan SSD. SSD adalah media penyimpanan hasil perkembangan HDD.

Oleh karena itu SSD punya banyak kelebihan, baik dari segi ketahanan fisik sampai kecepatan dalam memproses data.

Nah untuk Anda yang mau tahu apa itu SSD dan bagaimana cara kerjanya, bisa perhatikan penjelasannya berikut ini.

Apa Itu SSD

SSD atau Solid State Drive adalah media penyimpanan yang didalamnya terdiri dari serangkaian IC sebagai memori untuk menyimpan data.

Hal inilah yang membuat SSD memiliki kecepatan yang lebih baik dibanding HDD. Bahkan pernah juga diulas salah satu situs teknologi komputer, yaitu Uplotify.id, untuk loading misalnya seperti booting, perbedaannya bisa mencapai 70%.

Selain itu, SSD juga punya beberapa jenis. Misalnya seperti SSD NVME dengan komponen PCB atau SSD SATA yang fisik umumnya memakai casing berwarna hitam.

Cara Kerja SSD

HDD dan SSD punya cara kerja yang berbeda. HDD berfungsi secara mekanik supaya bisa menyimpan dan mengirim data. Sedangkan SSD digerakkan secara elektrik supaya bisa berfungsi.

Karena bergerak secara elektrik, membuat SSD lebih cepat memproses data dibandingkan HDD. Selain itu, pemakaian SSD juga tidak berisik karena tidak memiliki motor dan piringan didalamnya.

Melainkan SSD terdiri dari IC, kapasitor, microchip dan komponen lainnya. cara kerja SSD ini sebenarnya mirip seperti proses yang ada di RAM dan Flashdisk.

Perbedaan SSD Dibanding HDD

Setelah tahu apa itu SSD dan cara kerjanya, sekarang Anda harus tahu juga beberapa perbedaan SSD dan HDD.

Berikut beberapa perbedaannya:

SSD HDD
Memakai daya 2 – 3 watt Memakai daya 6 – 7 watt
Kapasitas tertinggi 16 TB Kapasitas Tertinggi 80 TB
Waktu booting yang diperlukan 10 – 13 detik Waktu booting yang Anda perlukan 30 – 40 detik
Tidak menghasilkan getaran, panas dan suara Terkadang HDD mengeluarkan suara, getaran dan mudah panas
Kecepatan read and write 200 – 500 MB/s Kecepatan read and write 50 – 120 MB/s
Punya batasan menulis data mulai dari 50 – 1000 TB Tidak mempunyai batasan menulis data
Harga terbilang cukup mahal untuk ukuran yang tidak terlalu besar Harga murah dengan ukuran yang cukup besar

Jenis-Jenis SSD

Sebelumnya sudah dijelaskan kalau SSD memiliki beberapa jenis. Kalau Anda ingin memakai SSD maka harus mengetahui jenis-jenisnya lebih dulu.

Berikut beberapa jenis SSD:

1. SSD SATA

SSD SATA adalah jenis yang paling sering dipakai oleh banyak orang. Umumnya SSD jenis ini mempunyai bentuk yang sama seperti HDD, dimana punya ketebalan 2,5 inch.

Untuk kecepatan, SSD ini mampu membaca data hingga 550 MB/s. sedangkan untuk kemampuan menulisnya punya kecepatan 500 MB/s.

2. SSD m-SATA

Kemudian ada juga jenis SSD m-SATA. Umumnya jenis SSD ini dirancang khusus sebagai media penyimpanan notebook ataupun laptop.

Dari segi kecepatan, jenis SSD ini punya nilai yang sama seperti SATA. Hanya saja SSD m-SATA punya kelebihan yang mampu menahan guncangan atau benturan lebih kuat dibanding jenis lainnya.

3. SSD M2

SSD M2 memiliki bentuk seperti RAM. Maka dari itu jenis SSD ini biasanya hanya dipakai pada notebook dan laptop saja.

Untuk alasannya sendiri, untuk membuat bobot laptop atau notebook menjadi lebih ringan dibanding saat memakai HDD.

4. SSD NVME

Terakhir ada SSD NVME (Non-Volatile Memory Express). Jenis SSD ini punya kesamaan bentuk dengan M2 namun kecepatannya 3x lebih tinggi.

Keunikannya, jenis SSD NVME ini memakai teknologi AHCI (Advance Host Controller Interface). Maka dari itu Anda harus menyesuaikan dulu dengan motherboard sebelum memasangnya.

Penutup

Jadi SSD ini punya banyak kelebihan dibanding media penyimpanan HDD. Utamanya di kecepatan dalam membaca dan menulis data.

Kalau ingin ganti ke SSD, Anda bisa cari tahu dulu beberapa jenisnya yang cocok berdasarkan penjelasan di atas.